Pro Chef Challenge – Arnold Poernomo

Wadohhh ga bangun lagi… ga nonton MCI lagi deh! Untung MsTwister26 rajin upload videos🙂

Di episode 17 (2 September 2012) ini, semua contestants mesti ciptain 2 hidangan dengan one core ingredient: Ikan Kakap! Yang dinilai adalah time and waste management. Semua bagian dari ikan mesti dipake sebisa mungkin biar ga ada yang disia2in. Chef Juna peragain cara fillet ikan, and keliatan banget knife skill nya tinggi! Sisa tulang ikan nya tipis kaya kertas!

Chef Juna Demo Cara Fillet Ikan

Untuk dish pertama, Desi bikin Grilled Snapper With Parsley Butter and Balsamic Vinaigrette, yang unique disini dia bikin something yang crunchy pake tulang ikan and tempe!! And untuk dish kedua, dia bikin Steamed Snapper with Egg.

Grilled Snapper with Parsley Butter and Balsamic Vinaigrette

Steamed Snapper with Egg

Chef Juna lagi serious pelajarin dish Desi

Pemenang challenge kali ini adalah Vera yang masak Steamed Snapper and Kakap Renyah 3 rasa, and 3 orang terbawah yang masuk ke pressure test adalah Hani, Ken and Lutfi.

Dish Vera

Karena Vera menang, dia dapet kesempatan buat ikut pro-chef challenge untuk dapetin Immunity Pin. Professional chef kali ini adalah Chef Arnold Poernomo, GM dari The Nest Grill yang masi muda banget (23 tahun). Sapa tuh Chef Arnold? Kaya nya ga pernah denger… mari kita senggol abang google lagi.

Chef Arnold Poernomo

MCI Judges and Chef Arnold

Chef Arnold Poernomo

Chef Arnold Poernomo – The Nest Grill

Dibawah ini, Chef Arnold cerita dikit tentang asal usul dia jadi Chef. G comot dari Bang Internet.

Bukan cita-cita  
Sejak kecil saya dekat dengan dunia kuliner. Ibu adalah seorang koki dan nenek saya juga memiliki restoran. Tapi saya tidak pernah bercita-cita menjadi chef. Karena belajar marketing, dulu saya ingin menjadi marketing director. Sejak usia 10, saya dan keluarga pindah ke Sydney. Di kota inilah saya mulai menunjukkan ketertarikan pada dunia kuliner. Saat berusia 14, demi iseng mendapatkan uang saku tambahan, saya bekerja di sebuah kafe dekat rumah, dimulai dengan membersihkan dapur. Lalu saya pindah bekerja ke sebuah restoran milik seorang celebrity chef di Australia. Selain itu, ibu saya memiliki beberapa rekan yang berprofesi sebagai chef, terkadang saya suka ‘bermain’ di dapur mereka.
Saat ingin kembali ke Indonesia, saya pilih Jakarta sebagai tempat memulai karier profesional di dunia kuliner. The Nest Grill adalah restoran pertama yang saya kelola sejak Juli tahun lalu. Dalam waktu dekat, saya ingin membuat satu acara di bulan November. Rencananya, saya akan mengundang beberapa tamu, salah satunya teman saya yang pernah hadir di MasterChef Australia. Saya juga sedang mempersiapkan pembukaan restoran kedua yang direncanakan akan selesai tahun depan.

Suka berkreasi
Selain ibu, saya juga terinspirasi dari seorang juru masak terkenal asal Amerika, yaitu Grant Achatz. Dulu ketika terserang kanker lidah, dia tidak bisa merasakan apa pun, tapi tak pernah putus asa. Kegigihan dan kesuksesannya telah menginspirasi saya. Dalam memasak, saya sering menggunakan seafood sebagai bahan masakan. Bermacam seafood menghasilkan rasa yang berbeda, sehingga saya bisa berkreasi lebih banyak. Saya juga suka coba menghasilkan menu dengan satu ingredient baru.
        
Tak terlupakan
Selama mengelola The Nest Grill, saya punya satu pengalaman tak terlupakan. Malam itu ada dua orang tamu datang ke restoran ini. Saat salah satu dari mereka melihat daftar menu, ekspresi wajahnya tampak tidak senang dengan menu yang ditawarkan. Padahal saat itu saya baru saja menambahkan menu baru lho. Saya dan semua rekan di sini jadi bingung dan salah tingkah karena menduga tamu itu pasti seorang chef. Setelah bertanya langsung, ternyata tamu itu bukan chef dan dia pun tidak ada masalah apa pun dengan menu kami, hahaha… Saya jadi malu sendiri jika teringat kejadian itu. Selain itu, sewaktu pertama kali melakukan pembukaan restoran ini, kami harus membuat makanan untuk 800 orang dan menata restoran yang saat itu masih kosong hanya dalam waktu singkat.

Untuk challenge kali ini, Vera mesti duplicate signature dish Arnold, which is Seafood Risotto with Basil Oil.

Seafood Risotto with Basil Oil

Biarpun muda, emang keliatan sih Chef Arnold lumayan ada skill. Keliatan dari cara kerja dia yang super rapi and gesit, and juga attention to detail nya. Tapi emang kesian nih Chef muda, jadi celebrity dadakan. Sebelom jadi guest star di MasterChef Indonesia Season 2, follower dia di twitter cuma 140, sekarang follower nya uda 16,000. Maklum, pada ga tahan liat barang mulus. Hani aja sampe kesengsem and bilang untung dia ga mesti lawan Chef Arnold, soalnya bisa cuma plototin dia doang, ga masak. Vera sendiri juga kayanya sedikit salah tingkah. Yah gimana pada ga kesengsem, uda muda, ganteng, sukses, pinter masak, perhatian pula. Setiap kali Vera salah something ato bahkan sebelom dia salah, dia cepet2 kasih advice. Ga takut kalah yah ternyata?

Chef Arnold Giving Vera Advice

Chef Arnold Helping Vera

Chef Arnold and Vera

Setelah nyicipin dish Vera, Chef Marinka and Chef Juna bilang permainan warna lumayan bagus, risotto nya mushy (lembek). Dish nya keliatan simple, tapi good skill. Potongan udang kurang bagus and udang belom mateng.
Padahal Chef Arnold uda samperin dia and kasi tau kalo udang dia masi transparent loh!

Seafood Risotto with Basil Oil ala Vera

Chef Arnold tunjukin Vera kalo udangnya masi transparent

Untuk dish Arnold, Chef Juna and Chef Marinka setuju dish kedua lebih rapi dibanding yang pertama. Warna udang lebih keluar and basil oil nya lebih mulus. Tingkat kematengan juga sempurna and risotto nya lebih creamy. It’s a good combination. Saking enak nya, Chef Marinka makan terus dan terus dan terus.

Seafood Risotto with Basil Oil ala Arnold

Pemenangnya obviously Arnold. Uda ketauan dari comments nya Chef Juna and Chef Marinka yang nyicipin risotto nya Vera and Arnold tanpa tau sapa yang masak yang mana  Chef Marinka kasi Vera score 7/10, and Chef Juna kasi 5/10. Chef Juna tadinya mo kasi 7, tapi berhubung basil oil nya masih kotor and udang nya ada yang ga mateng, dia cuma kasi 5. Untuk Arnold, Chef Juna yang pelit kasi nilai, kasi dia score 8/10 and bilang it’s one of the best risottos he has ever eaten. Chef Marinka juga kasi Arnold score 8/10.

Hani, Ken, and Lutfi yang masuk pressure test harus menduplikasi Seafood Vol Au Vent yang sejenis pastry yang berbentuk lingkaran berlubang and ditumpuk sampe bentuk lobang di tengah nya and diisi Seafood.

Seafood Vol au Vent

Setelah nyobain ketiga masakan, juri memutuskan Lutfi yang harus pulang kali ini. Kecewa deh si Baguzt, ga bisa lawan Lutfi yang uda dia incer buat Black Team Duel. Perjalanan dia selama MasterChef Indonesia Season 2 ini memberikan inspirasi buat Lutfi untuk buka usaha catering khusus makanan sehat and penuh gizi. I hope you can reach your goal, Lutfi! Good luck!

Lutfi Pulang

Dewasgm akhirnya upload lagi nih video dia yang quality nya bagus.

2 responses to “Pro Chef Challenge – Arnold Poernomo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s